5 JENIS JAMUR BERACUN YANG HARUS KAMU WASPADAI !

Pada umumnya kini masyarakat telah mengenal jamur. saat ini jamur tidak hanya untuk dikonsumsi, melainkan ada beberapa jamur juga berfungsi sebagai media pengobatan modern maupun konvensional. Namun, di samping banyaknya manfaat jamur, taukah Anda bahwa ada beberapa jenis jamur beracun?

Inilah lima jenis jamur yang memiliki racun cukup mematikan :

  • Amanita muscaria

jamurberacun10  8082957644_7c8dcef38b_b

adalah jamur beracun yang termasuk ke dalam golongan basidiomycota. Jamur ini memiliki warna yang bervariasi, mulai dari merah terang, jingga, kuning, hingga putih. A. muscaria dapat ditemukan di berbagai daerah di seluruh dunia karena jamur ini mampu tumbuh di berbagai suhu, mulai dari suhu dingin seperti di kutub hingga daerah tropis sekalipun. Namun, ciri khas dari jamur ini adalah adanya bercak-bercak putih di bagian kepala. A. muscaria memang terkenal sangat beracun karena dalam 2-3 jam setelah menghirup jamur ini dapat terjadi diare, vertigo, koma, muntah, dan beberapa efek lainnya. Pada bagian tubuh buah dari jamur ini, terdapat senyawa asam ibotenat dan muscimol yang bersifat halusinogen dan psikoaktif. Senyawa tersebut dapat mempercepat mengganggu sistem saraf, denyut jantung, mulut kering, dan halusinasi.

  • Boletus sp (Boletaceae)

e0a12a03e24e5def46fb235ad316dfb2

adalah jamur ini dari kelompok jamur yang memiliki stipe dan cap serta berporus pada bagian bawahnya. Permukaan atas Cap datar agak licin dan berdaging dengan diameter 6 – 10 cm, tangkai terletak di sentral dan dapat melengkung. Bagian bawah berporus dengan warna coklat keputihan. Tangkai berwarna abu-abu agak kasap.

Boletes dapat dikonsumsi manusia. Jamur ini mudah dikenali karena warna, pori-pori dan tebal batang dan topi jamur berbeda dengan yang lain. Sebagian besar spesies Boletaceae memiliki daging besar dengan Stipe yang memiliki spora berwarna kuning langsat (hijau kekuningan), kekuningan, kecoklatan, atau vinaceous (berwarna anggur merah). Pada banyak spesies, daging yang dipotong akan berubah warna menjadi biru, hasil oksidasi dari asam pulvinic, seperti variegatic, xerocomic, dan asam atrotomentinic. Jamur biasanya memilikitubular hymenophores, meskipun beberapa spesies (seperti yang di jenis Phylloporus) memiliki lamellate.

Jamur ini tumbuh pada tanah yang lembab di pinggir sungai, di kawasan hutan primer TNKS daerah Sungai Susup Kecamatan Rawas Hulu, Sampai saat ini belum diketahui edibilitasnya.

  • Morchella esculenta (nama lain: morel kuning, jamur spons, morel pirang)

morel-1336524_960_720

adalah salah satu spesies jamur yang dapat dikonsumsi dari golongan ascomycota. Jamur ini memiliki tubuh buah dengan ukuran 6,5-18 cm, sedangkan spora yang dimilikinya berukuran 20-26 x 12-16 µm.

DCF 1.0

Dapat ditemukan hidup sendiri, namun lebih sering berkelompok atau berkeruman dalam suatu berbagai habitat, terutama pada batu kapur. Jamur ini memiliki tangkai berwarna putih-pucat yang menopang tubuh buah tebal berwarna kuning kecoklatan hingga kuning langsat, dan seringpula ditemukan warna coklat gelap. Bagian batang berbentuk silindris dengan bagian bawah (dasar) membesar dan berongga saat matang. Spora berbentuk elips lebar, halus, dan hialin (berwarna kuning).

  • Lactarius indigo

lactarius_indigo_indigo-milk-cap-blue-milk-mushroom blog-indigo-lactarius-gills3f782b8b4940c064b77adbd30e0bab6e

adalah jamur yang dapat dimakan dari kelas Russulaceae. Nama indigo pada jamur ini dikarenakan warna biru tua pada bagian tubuhnya. Jamur ini memiliki batang berukuran 2,5-7,5 cm dan lebar tudung 5-12,5 cm. Tudung berbentuk cembungdengan bagian tengah yang tampak melengkung ke bawah.[3] Spora yang dihasilkan L. indigo berukuran 7-9 x 5,5-7,5 µm, berbentuk elips hingga hampir bundar, dan kadang-kadang membentuk kerutan, dan dihiasi oleh amiloidJamur ini ditemukan hidup sendiri atau berkelompok di bagian dasar kayu konifer atau kayu tumbuhan berdaun lebar. Bagian batang berukuran pendek, cepat berongga, memiliki warna yang sama dengan tudung dan sering ditemukan adanya bintik-bintik kebiruan.

  • Lepiota

college_station_washington-umbrella_like_caps_lepiota_mushrooms

Di antara jenis jamur beracun, Lepiota memiliki cicin dan sisik. Warna jamur ini kecokelat-cokelatan. Dalam segi bentuk, jamur ini hampir menyerupai Amanita (baca Amanita muscarianamun, kandungan racun di dalam jamur Lepiota ini sangatlah tinggi dan sangat berbahaya untuk dikonsumsi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s